GWI' Apresiasi pernyataan bapak presiden RI disidang Tahuna tak boleh ada rakyat kelaparan negara hadir untuk rakyat

 


Pandeglang, Banten, Jumat, 14 Agustus 2026 -Indinvestigasi.co.id - Gabungnya Wartawan Indonesia Di tengah Sidang Tahunan MPR/DPR RI dan semangat G20, Gabungnya Wartawan Indonesia [GWI] menegaskan komitmen untuk mengawal 5 pilar dasar rakyat: Pangan, Keadilan, Kesejahteraan, Kesehatan, dan Keamanan.


Kontrol Sosial Adalah Amanat UU  

GWI mengingatkan bahwa peran LSM, Ormas, dan Pers sebagai kontrol sosial dijamin UUD 1945 Pasal 28, UU Nomor 17 Tahun 2013 tentang Ormas, dan UU Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.  

"Kami tidak sedang gaduh. Kami sedang menjalankan amanat konstitusi. Kritik kami tujukan kepada oknum yang diduga menyalahgunakan kewenangan, bukan kepada lembaga," tegas  GWI, M. Sutisna.



GWI' Kita ini harus sejalan dengan arahan Bapak Presiden Prabowo Subianto agar "Negara harus hadir untuk rakyat di daerah terpencil".  

"GWI hadir sebagai mitra. Tugas kami mengawal agar kehadiran negara tidak dinodai oleh ulah para oknum yang merugikan negara dan rakyat," lanjut M. Sutisna.


Momentum G20 dan Sidang Tahunan  

Dalam Sidang Tahunan di Gedung DPR RI, Jumat 14 Agustus 2026, Presiden RI menyampaikan pesan penting: Tak Boleh Ada Rakyat Kelaparan.  

Momentum ini menjadi pengingat bagi seluruh pemangku kebijakan. GWI mendukung Aparat Penegak Hukum untuk mengusut tuntas setiap oknum yang berpotensi mengganggu stabilitas pangan, keadilan, dan keamanan.  

"Atas nama rakyat, kami mendukung penuh pernyataan Presiden RI. Negara wajib hadir. Hukum wajib ditegakkan. Dengan adab dan nalar yang sehat," tutupnya.


GWI percaya seluruh anggota organisasi adalah patriot bangsa. Yang kita lawan hanya oknum yang menodai.  

Mari jaga persatuan. Kritik membangun adalah vitamin demokrasi.


Mari kita semua sependapat untuk mendukung program pemerintah menuju Indonesia yang lebih maju.


penulis:

M. Sutisna  GWI


Kabiro Pandeglang Banten Asep Kurniawan indinvestigasi co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HASIL RESMI LAB WAY RATAI: MERKURI DI BAWAH BAKU MUTU, DO TEPAT DI AMBANG BATAS

Masyarakat kuala enok kecamatan Tanah merah Inhil, Apresiasi Polsek Tanah merah gerak cepat penangkapan pelaku dugaan pencabulan

Dugaan Guru MAN 2 Kuala Enok Masuk Rumah tanpa izin Saat Cari Siswa, Haryati akan tempuh jalur hukum atas Keberatan Bagian Dalam Rumah Direkam