PARA KSATRIA LEMBAH TIDAR YANG GUGUR DI PAPUA, SALAM PENGHORMATAN DARI RAKYAT

 


Pandeglang,Banten - Indinvestigasi.co.id - Gabungnya wartawan indonesia, GWI " M Sutisna ucapkan salam penghormatan - Selasa 9 Juni 2026 -

Di balik setiap keberhasilan menjaga kedaulatan negara, ada pengorbanan prajurit yang rela mempertaruhkan, bahkan menyerahkan nyawanya demi Merah Putih. 


Sejumlah perwira muda TNI Angkatan Darat lulusan Akademi Militer jadi bagian dari kisah pengabdian itu. Mereka gugur saat bertugas di Papua, meninggalkan jejak keberanian, dedikasi, dan pengorbanan yang akan selalu kita kenang.


*1. MAYOR INF ANUMERTA I GUSTI PUTU DANNY NUGRAHA KARYA - Akmil 2000*  

Putra terbaik bangsa ini gugur di Kabupaten Puncak, Papua, tahun 2021. Saat itu beliau menjabat Kepala BIN Daerah Papua. Dalam operasi di wilayah rawan KKB, beliau menjadi korban serangan kelompok kriminal bersenjata. 


Atas jasa dan keberaniannya, negara menganugerahkan kenaikan pangkat anumerta. Jenazah dimakamkan di Taman Makam Pahlawan Kalibata, Jakarta.


*2. LETDA INF RYAN ALFERIO PUTRA PERDANA - Akmil 2020*  

Perwira muda lulusan Akmil 2020 gugur tahun 2023. Beliau Komandan Pos Terinari, Satgas Yonif Raider Khusus 113/Jaya Sakti, Kabupaten Puncak Jaya. 


Saat patroli rutin demi keamanan warga, Letda Ryan terseret arus deras Sungai Yambi dan gugur. Jenazah dimakamkan di Gunungkidul, DIY. Pengabdiannya jadi simbol prajurit muda yang utamakan tugas di atas diri sendiri.


*3. LETDA INF FAUZY AHMAD SULKARNAIN - Akmil 2023*  

Lulusan Akmil 2023 ini gugur tahun 2025 di Distrik Kiwirok, Pegunungan Bintang. Saat itu beliau Danton Yonif Raider Khusus 753/Arga Vira Tama. 


Dalam operasi pengamanan, Letda Fauzy terlibat kontak senjata dengan KKB dan gugur sebagai kusuma bangsa. Jenazah disemayamkan di TMP Mangilu, Pangkep, Sulawesi Selatan. Usia muda, tapi pengabdian sudah jadi sejarah TNI.


*PENGABDIAN YANG TAK PERNAH BERAKHIR*


Mereka beda angkatan, beda generasi. Tapi punya satu kesamaan: siap mengabdikan hidup untuk Indonesia. 


Pengorbanan para Ksatria Lembah Tidar ini ngingetin kita: kemerdekaan, keamanan, dan kedaulatan bangsa gak gratis. Ada harga yang dibayar pakai darah dan air mata.


Nama mereka akan hidup selamanya. Jadi teladan keberanian, loyalitas, dan pengabdian tanpa pamrih untuk Merah Putih.


#TNIAD #Akmil #KsatriaBangsa #PengabdianTanpaBatas #Papua #PrajuritIndonesia #MerahPutihSelamanya


Narhubung : M.S


Kabiro Pandeglang Banten Asep Kurniawan indinvestigasi co.id

Komentar

Postingan populer dari blog ini

HASIL RESMI LAB WAY RATAI: MERKURI DI BAWAH BAKU MUTU, DO TEPAT DI AMBANG BATAS

Masyarakat kuala enok kecamatan Tanah merah Inhil, Apresiasi Polsek Tanah merah gerak cepat penangkapan pelaku dugaan pencabulan

Dugaan Guru MAN 2 Kuala Enok Masuk Rumah tanpa izin Saat Cari Siswa, Haryati akan tempuh jalur hukum atas Keberatan Bagian Dalam Rumah Direkam