Program Ketahanan Pangan BUMDes Gunung Tanjung Rp199 Juta Dipertanyakan, Hasil Pemeriksaan Inspektorat Diminta Dibuka ke Publik


SUKABUMI - Indinvestigasi.co.id - Program Ketahanan Pangan yang dikelola Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) Desa Gunung Tanjung dengan nilai anggaran sekitar Rp199 juta menjadi sorotan publik. Program peternakan domba yang dibiayai melalui Dana Desa (DD) tersebut dipertanyakan setelah kandang yang dibangun ditemukan dalam kondisi kosong tanpa adanya ternak.


Berdasarkan pantauan langsung tim media di lokasi pada Rabu, 3 Juni 2026, tidak ditemukan seekor domba pun di dalam area kandang. Bangunan yang dibangun menggunakan anggaran negara tersebut tampak tidak beroperasi dan tidak terlihat adanya aktivitas pemeliharaan maupun pengelolaan peternakan.


Kondisi tersebut memunculkan tanda tanya besar mengenai realisasi program, pemanfaatan anggaran, serta keberlanjutan kegiatan yang seharusnya mendukung ketahanan pangan dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat desa. Sejumlah pihak menilai, program yang semestinya menjadi salah satu upaya pemberdayaan ekonomi desa justru perlu dijelaskan secara terbuka agar tidak menimbulkan dugaan negatif di tengah masyarakat.


Informasi yang dihimpun menyebutkan bahwa persoalan program tersebut telah menjadi objek pemeriksaan oleh Inspektorat Kabupaten Sukabumi. Namun hingga saat ini, hasil pemeriksaan maupun tindak lanjutnya belum disampaikan secara terbuka kepada masyarakat.


Ketua BUMDes Gunung Tanjung sebelumnya menyampaikan bahwa persoalan tersebut telah diperiksa oleh Inspektorat. Meski demikian, publik berhak mengetahui sejauh mana hasil pemeriksaan tersebut, apakah ditemukan adanya pelanggaran administrasi maupun kerugian keuangan negara, serta langkah penyelesaian yang telah atau akan ditempuh.


Sebagai bentuk kontrol sosial, awak media meminta Inspektorat Kabupaten Sukabumi dan aparat penegak hukum untuk membuka secara transparan hasil pemeriksaan tersebut agar tidak menimbulkan spekulasi di tengah masyarakat. Keterbukaan informasi dinilai penting sebagai wujud akuntabilitas dalam pengelolaan Dana Desa, terlebih program ini menggunakan anggaran yang bersumber dari uang negara dan menyangkut kepentingan masyarakat luas.


Hingga berita ini diterbitkan, pihak pengelola BUMDes maupun Pemerintah Desa Gunung Tanjung belum memberikan keterangan resmi terkait kondisi program tersebut. Tim media juga telah berupaya melakukan konfirmasi kepada Sekretaris Desa melalui sambungan WhatsApp dan pesan singkat untuk meminta penjelasan mengenai perkembangan program serta hasil pemeriksaan Inspektorat, namun belum memperoleh jawaban yang pasti.


Selain itu, upaya konfirmasi kepada Ketua BUMDes juga telah dilakukan melalui pesan WhatsApp. Namun, pesan yang dikirim hanya dibaca tanpa adanya balasan maupun klarifikasi lebih lanjut terkait permasalahan tersebut. Hingga berita ini disusun, belum ada penjelasan resmi dari pihak BUMDes mengenai keberadaan ternak, penggunaan anggaran, maupun tindak lanjut atas hasil pemeriksaan Inspektorat.


Media ini tetap membuka ruang hak jawab dan hak klarifikasi kepada seluruh pihak terkait sesuai dengan ketentuan Undang-Undang Nomor 40 Tahun 1999 tentang Pers.


Neng Nur

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Masyarakat kuala enok kecamatan Tanah merah Inhil, Apresiasi Polsek Tanah merah gerak cepat penangkapan pelaku dugaan pencabulan

KETUA MUI KECAMATAN TANAH MERAH PRIHATIN, DUKUNG PENEGAKAN HUKUM TUNTAS DAN BERHARAP HOTEL DITUTUP

TAMENG ADAT LAMR INHIL SIAP DAMPINGI KORBAN, DESAK APARAT TUNTASKAN DUGAAN PENCABULAN ANAK BAWAH UMUR DI KUALA ENOK