-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Diinisiasi Pemuda, Begarakan Pengantin Sahur Pulau Palas Kembali Menggema di Indragiri Hilir

Sabtu, 14 Maret 2026 | Maret 14, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-03-15T00:52:44Z

Pulau palas - Tradisi begarakan Pengantin Sahur kembali digelar oleh pemuda Desa Pulau Palas, Kecamatan Tembilahan Hulu, Minggu dini hari (15/03/2026). Arak-arakan pasangan suami istri keliling kampung untuk membangunkan warga sahur tersebut berlangsung meriah dan disambut antusias masyarakat.

Tidak hanya warga setempat, masyarakat dari berbagai wilayah di Kabupaten Indragiri Hilir juga turut hadir untuk menyaksikan dan meramaikan tradisi khas Ramadan tersebut. Kehadiran mereka menambah semarak suasana subuh di Desa Pulau Palas.

Kegiatan ini dilaksanakan atas inisiatif pemuda-pemudi desa sebagai upaya melestarikan tradisi yang telah berlangsung turun-temurun. Pemerintah desa menegaskan bahwa kegiatan tersebut bukan perlombaan resmi, namun tetap berada dalam pengawasan agar berjalan tertib dan sesuai norma agama serta sosial.

Kepala Desa Pulau Palas menyampaikan bahwa pelaksanaan tahun ini murni didorong oleh semangat generasi muda untuk mempertahankan budaya lokal.

“Pengantin sahur dari pemerintah kabupaten maupun desa tidak mengadakan perlombaan. Kegiatan ini terlaksana karena antusias pemuda-pemudi agar tradisi tetap berjalan seperti setiap tahunnya,” ujarnya.

Ia menambahkan, pemerintah desa akan melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan kegiatan, termasuk memastikan pasangan yang diarak sesuai ketentuan. Apabila kegiatan dinilai berjalan baik, tidak menutup kemungkinan adanya dukungan bagi kegiatan kepemudaan di masa mendatang.

“Pemerintah desa akan melihat seluruh pengantin yang diarak apakah sesuai atau tidak. Jika pelaksanaannya baik, kemungkinan akan ada dukungan atau sumbangan untuk kegiatan pemuda Pulau Palas,” jelasnya.

Dalam menjaga keamanan dan ketertiban, pemerintah desa bersama aparat keamanan turut melakukan pengawalan, khususnya menjelang waktu subuh.

Bhabinkamtibmas Desa Pulau Palas mengimbau masyarakat agar mematuhi aturan yang berlaku guna mencegah kesalahpahaman serta menjaga kondusivitas selama kegiatan berlangsung.

“Kami menghimbau masyarakat agar mengikuti peraturan pemerintah desa dan menjaga ketertiban selama kegiatan berlangsung, sehingga tidak terjadi kesalahpahaman terhadap pasangan pengantin,” tegasnya.

Babinsa Desa Pulau Palas juga menekankan pentingnya pelaksanaan tradisi yang selaras dengan nilai agama dan ketertiban umum.

“Setiap bulan Ramadan tradisi pengantin sahur atau begarakan selalu dilaksanakan. Kami berharap pelaksanaannya tetap sesuai dengan aturan dan berjalan tertib,” ujarnya.

Sementara itu, perwakilan pemuda Desa Pulau Palas menyatakan komitmen untuk terus melestarikan tradisi tersebut sebagai identitas budaya desa. Ia menyebutkan bahwa kegiatan ini pernah mendapat dukungan dari pemerintah melalui Dinas Pariwisata dan Kebudayaan pada tahun sebelumnya.

“Pada tahun 2024 kami mendapat bantuan untuk pelestarian begarakan pengantin sahur. Intinya, tradisi ini akan tetap kami laksanakan. Harapannya kegiatan ini dapat terus memperoleh dukungan dari pemerintah,” ungkapnya. 

Tradisi Pengantin Sahur kini tidak hanya berfungsi sebagai penanda waktu makan sahur, tetapi juga menjadi simbol kebersamaan, gotong royong, serta solidaritas masyarakat Pulau Palas dan Kabupaten Indragiri Hilir yang terus diwariskan dari generasi ke generasi selama bulan suci Ramadan.


 Fandi Ahmad
×
Berita Terbaru Update