-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

MAHASISWA INHIL IKUTI KEMAH KEBANGSAAN DI RIMBANG BALING, PERKUAT PERAN CEGAH KARHUTLA DAN NARKOBA

Senin, 27 April 2026 | April 27, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-28T06:21:56Z

Kampar Kiri – Indinvestigasi.co.id - Sejumlah mahasiswa yang tergabung dalam Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) se-Kabupaten Indragiri Hilir (Inhil) mengikuti kegiatan Kemah Kebangsaan Mahasiswa Riau yang dilaksanakan pada 25–26 April 2026 di kawasan Suaka Margasatwa Rimbang Baling, Kecamatan Kampar Kiri, Provinsi Riau.

Kegiatan yang diselenggarakan oleh Tumbuh Institute ini mengusung tema Green Policing, Green Generation, dan Cegah Karhutla, serta mendapat dukungan dari Kepolisian Daerah Riau sebagai bentuk sinergi dalam upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla).

Selain membahas kondisi Karhutla di Riau yang telah ditetapkan sebagai status siaga darurat melalui kebijakan pemerintah daerah, kegiatan ini juga menyoroti meningkatnya peredaran narkoba di wilayah Riau. Kedua isu tersebut menjadi perhatian serius yang membutuhkan keterlibatan berbagai pihak, termasuk kalangan mahasiswa.

Dalam forum tersebut, mahasiswa didorong untuk mengambil peran strategis sebagai agen perubahan, khususnya melalui edukasi dan sosialisasi kepada masyarakat. Upaya ini dinilai penting untuk meningkatkan kesadaran publik terhadap bahaya Karhutla dan penyalahgunaan narkoba, terutama di daerah-daerah yang rentan.

Kontingen mahasiswa dari Indragiri Hilir yang terdiri dari BEM UNISI, DEMA STAI Auliaurrasyidin Tembilahan, serta BEM STIKES Husada Gemilang hadir sebagai representasi generasi muda yang siap terjun langsung ke masyarakat.

Dukungan dari Polres Indragiri Hilir turut memperkuat partisipasi mahasiswa Inhil. Dukungan tersebut diwujudkan melalui fasilitasi, pendampingan, serta kolaborasi dalam membangun gerakan edukatif di tengah masyarakat.

Mahasiswa Inhil diharapkan tidak hanya berhenti pada kegiatan seremonial, tetapi mampu mengimplementasikan hasil kegiatan ini di daerah masing-masing, khususnya di wilayah Indragiri Hilir, melalui program nyata berbasis edukasi lingkungan dan sosial.

“Peran mahasiswa tidak hanya sebagai peserta, tetapi sebagai pelopor perubahan di tengah masyarakat. Apa yang didapatkan di kegiatan ini harus dibawa pulang dan diterapkan,” ujar salah satu peserta.

Melalui kegiatan ini, diharapkan lahir gerakan kolektif mahasiswa yang mampu menjadi garda terdepan dalam menjaga lingkungan serta memerangi penyalahgunaan narkoba, sejalan dengan semangat Alam jaga manusia, manusia jaga alam.

(And)
×
Berita Terbaru Update