GWI DESAK KPK: USUT DUGAAN KEBOCORAN APBN/AKIBAT "GAJI SK KEMBAR" MAFIA RANGKAP JABATAN ASN-BPD
Pandeglang, 22 April 2026.-Investigasi.co.id - Tim Gabungnya Wartawan Indonesia (GWI) mendesak Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) untuk segera mengusut dugaan kebocoran Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara/Daerah (APBN/APBD) Di seluruh propinsi dan Kabupaten SeIndonesia, yang DIduga *"terpangkas oleh gaji SK kembar"*Alias SK Dobel Tim Investigasi GWI, yang di wakili M. Sutisna, menyatakan temuan di lapangan menemukan beberapa oknum Aparatur Sipil Negara (ASN) baik PNS maupun PPPK, masih merangkap jabatan sebagai anggota / ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD).DI Pandeglang Banten *"Ini bukan sekadar pelanggaran kode etik. Ini korupsi sistematis. Ada satu orang memegang dua SK pengangkatan dari pemerintah, menerima dua gaji dari APBN/APBD. Kami sebut ini ‘Gaji SK Kembar’. Uang rakyat bocor tiap bulan, APBN terpangkas untuk biayai oknum serakah,"* tegas M. Sutisna. *DASAR HUKUM LARANGAN - SUDAH Di Nilai FINAL:* 1. *Surat Edara...