-->

Notification

×

Kategori Berita

Cari Berita

Iklan

Iklan

Indeks Berita

Tag Terpopuler

Warga Panipahan Mengamuk! Demo Anti-Narkoba Berujung Aksi Massa, Kepercayaan ke APH Kian Runtuh

Jumat, 10 April 2026 | April 10, 2026 WIB | 0 Views Last Updated 2026-04-10T18:46:10Z

Panipahan, – Indinvestigasi.co.id - Situasi keamanan di Panipahan Kecamatan Limau Kapas Kabupaten Rokan Hilir Riau kian memanas. Gelombang protes warga terhadap maraknya peredaran narkoba kembali pecah, dipicu oleh kekecewaan mendalam terhadap aparat penegak hukum (APH) yang dinilai lamban dan tidak tegas. Jum'at 10/4-2026

Dalam beberapa pekan terakhir, masyarakat telah berulang kali menggelar aksi demonstrasi. Mereka menuntut penutupan lokasi yang diduga menjadi pusat transaksi narkoba milik seorang terduga bandar berinisial A. Namun, tuntutan tersebut dinilai tidak mendapat respons serius, khususnya dari pihak Polsek Panipahan.

Puncaknya terjadi hari ini. Ratusan warga, termasuk tokoh masyarakat dan tokoh agama, kembali turun ke jalan dalam aksi lanjutan. Mereka menyuarakan tuntutan yang sama: pemberantasan total jaringan narkoba serta penindakan tegas terhadap pihak yang diduga menjadi aktor utama.

Namun hingga aksi berlangsung dari siang hingga sore, tidak ada kepastian hukum maupun langkah konkret dari aparat kepolisian. Ketiadaan respons ini memicu kekecewaan yang berubah menjadi kemarahan kolektif.
Situasi pun tak terkendali.
Massa yang tersulut emosi bergerak menuju kediaman terduga bandar. Dalam aksi spontan tersebut, warga melakukan penggerudukan dan melampiaskan kemarahan dengan membakar sejumlah barang milik yang bersangkutan.

Peristiwa ini menjadi sinyal kuat bahwa kesabaran masyarakat telah mencapai titik kritis.
Kondisi ini sekaligus mempertegas krisis kepercayaan publik terhadap institusi kepolisian di wilayah tersebut. Warga menilai adanya pembiaran yang berlarut-larut terhadap aktivitas ilegal yang telah lama meresahkan.

Kini, masyarakat Panipahan mendesak perhatian serius dari pimpinan tertinggi mulai dari Kapolda Riau, Kapolri, hingga Presiden Republik Indonesia untuk segera turun tangan menangani situasi yang mereka anggap sebagai darurat narkoba.
“Jangan sampai hukum kalah oleh bandar. Kami hanya ingin kampung kami bersih dari narkoba,” ujar salah satu warga dengan nada tegas.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak Polsek Panipahan terkait insiden tersebut. Situasi di lapangan dilaporkan masih tegang dan belum sepenuhnya kondusif. (Tim Redaksi)

×
Berita Terbaru Update